Tuesday, January 19, 2016

Catatan Kecil Untukmu, Traveler Muslim yang Ingin Berjalan-Jalan dengan Nyaman

Menjelajah berbagai belahan dunia tentu menjadi dambaan bagi setiap orang, termasuk kamu yang beragama Islam. Namun statusmu sebagai seorang Muslim bisa membawa berbagai tantangan. Misalnya saja ketersediaan makanan halal, keterbatasan tempat ibadah yang nyaman, bahkan bisa jadi ketakutanmu pada bagaimana masyarakat di kota tempatmu berkunjung akan memperlakukanmu.

Tapi hal-hal di atas tak seharusnya menyurutkan semangatmu untuk melangkahkan kaki ke tempat yang lebih jauh. Untuk membantumu, dalam artikel ini Hipwee akan memberi tahu berbagai tips yang akan membantu para traveler muslim untuk membuat petualanganmu nyaman, lancar, dan menyenangkan:


1. Riset Mendalam Dulu Tentang Tempat yang Ingin Kamu Tuju. Ini Agar Kamu Lancar Melaksanakan Perintah Agamamu.
 Lakukanlah riset sebelum memutuskan berangkat via yestotravel.wordpress.com

Sebagai seorang traveler muslim, riset yang perlu kamu lakukan mungkin terasa sedikit lebih rumit jika dibandingkan dengan traveler non-muslim. Misalnya saja, kamu tidak hanya perlu mencari tahu tentang harga makanan di negara setempat tapi juga perlu mengetahui kandungan dari makanan tersebut: apakah makanan terkait mengandung zat yang diharamkan atau tidak.

Selain itu, bagi traveler pria beragama muslim yang ingin berkunjung lebih dari seminggu, informasi seputar keberadaan masjid demi menjalankan Shalat Jumat menjadi hal esensial yang perlu diketahui. Tahukah kamu bahwa sekarang sudah ada app Android untuk itu? Yup, app-nya sendiri bisa kamu unduh di sini.


2. Jika Tempat yang Kamu Kunjungi Tak Punya Mayoritas Islam, Jangan Lupa Unduh App Arah Kiblat Untuk Kelancaran Ibadahmu Di Sana
Download aplikasi qiblat untuk memudahkan shalat via shabrinazhafira.wordpress.com

Di beberapa negara yang notabene bukanlah negara Islam, informasi seputar arah kiblat bisa jadi barang langka yang dibutuhkan keberadaannya. Misalnya saja ketika kamu memutuskan berlibur ke Bangkok, di sana akan sulit ditemukan penginapan yang di dalamnya tersedia informasi petunjuk arah kiblat. Padahal untuk tetap bisa memenuhi kewajiban agama yang satu ini, sebagai umat Muslim kita perlu mengetahui arah kiblat yang tepat. Maka dari itu sebelum pergi ada baiknya kamu mengunduh aplikasi penunjuk arah kiblat yang kini banyak tersedia baik bagi kamu pengguna iOS, android, atau bahkan BlackBerry. Dengan bantuan aplikasi-aplikasi tersebut bisa mempermudah kamu menjalankan ibadah shalat meskipun tidak tersedia penunjuk kiblat. 


3. Jaga Kebaikan Makanan yang Masuk ke Tubuhmu. Tentu Tuhan Tak Sembarangan Ketika Memerintahkan Kita Hanya Makan Makanan Halal.
Selektif dalam menentukan makanan via nasikhudinisme.com

Menemukan makanan halal juga menjadi tantangan tersendiri bagi kamu pengelana Muslim. Namun asal kamu tahu tips dan trik mengenali makanan yang halal dan tidak, tidak perlu pusing memikirkan soal isi perut. Salah satu trik yang bisa Hipwee berikan adalah mengenali kandungan makanan dari kandungan yang tertera pada bungkus makanan. Misalnya:

Di Korea

= Ham = babi
Di Jepang

= Butaniku = babi
Di Thailand

= Ne x h m = babi
Jangan ragu mencatat istilah-istilah itu, atau mencocokkan dengan huruf yang tertera pada bungkus makanan dan buku menu tempatmu makan.


4. Daging Babi/Anjing Punya Aroma Tersendiri. Mintalah Temanmu yang Biasa Memakannya Untuk Mendeteksi Aroma Ini.
Minta tolong teman untuk mendeteksi aroma makanan via faraelsha.blogspot.com

Salah satu keuntungan memiliki teman yang lain agama adalah dia bisa memakan makanan yang bisa jadi haram untukmu. Nah, jika sedang berpergian bersama, minta mereka untuk mendeteksi apakah daging yang ingin kamu beli masuk nominasi daging haram tersebut. Aroma dan tekstur daging babi, anjing, sapi, dan ayam jelas berbeda. Jadi dengan deteksi dini dari yang biasa memakan, peluang makan makanan tak halal bisa diperkecil.


5. Jika Masih Ragu, Makan Saja di Restoran Vegetarian. Mengganjal Perutmu di Sini Adalah Pilihan yang Aman.
Resto vegetarian juga bisa jadi pilihan via defence.pk

Jika masih merasa tak yakin dengan kandungan makanan yang tersedia di berbagai restoran pada destinasi liburanmu, ada baiknya kamu menyambangi restauran khusus vegetarian. Jenis restoran ini bisa dibilang paling aman bagi kamu yang punya masalah kesehatan dan butuh makanan halal. Ada banyak restauran vegetarian yang tersebar di berbagai negara. Jangan takut untuk mencoba berbagai makanan vegetarian karena umumnya rasanya enak lho.


6. Sesuaikan Warna Jilbab Dengan Kondisi Cuaca Negara Destinasimu. Jika Ingin Berkunjung Ke Negara Bercuaca Panas, Hindari Jilbab Warna Gelap.
jilbab warna terang via suzannita.com

Salah satu keuntungan melakukan riset sebelum berpergian adalah bisa mengetahui cuaca yang akan kamu hadapi kala sedang traveling ke sana. Cuaca merupakan salah satu hal penting yang harus diketahui guna mempersiapkan segala keperluan. Mengetahui cuaca apa yang akan dihadapi membantu kita untuk menentukan jenis outfit apa yang perlu dibawa.

Nah bagi kamu yang menggunakan hijab, sesuaikan warnanya dengan cuaca di destinasimu nantinya. Di beberapa negara seperti Singapura, Vietnam, atau Malaysia pilihan warna jilbab berwarna gelap bukanlah pilihan yang tepat. Warna gelap seperti itu cenderung menyerap panas dan bisa menimbulkan rasa tak nyaman. Yup, jilbab berwarna terang justru bisa membuatmu semakin leluasa berpetualang.


7. Tak Perlu Bak Rasulullah yang Harus Mengganjal Perut Dengan Batu. Bawa Saja Camilan Untuk Menunda Rasa Laparmu.
Daripada jajan pinggir jalan lebih baik beli camilan via hintatiwi.wordpress.com

Ketika sedang traveling biasanya kita terbiasa untuk jajan di pinggir jalan. Namun pada kenyataannya tidak semua makanan di pinggir jalan bisa dimakan. Baik karena alasan kebersihan ataupun kandungan makanan hal tersebut perlu diperhatikan.

Maka itu untuk mengantisipasi ada baiknya kamu menyimpan camilan yang dibeli dari minimarket yang sudah kamu ketahui kandungan di dalamnya. Selain lebih sehat, hal tersebut meminimalisir kemungkinan memakanan makanan yang tidak seharusnya.


8. Simpan Baju Sifon-mu dan Kenakan Pakaian Katun. Sangat Nyaman, Namun Tetap Bisa Membuatmu Tampak Santun.
Baju bahan katun yang nyaman dan santun via twitter.com

Bahan sifon umumnya digunakan untuk membuat baju wanita. Meskipun bahan ini tergolong bahan yang nyaman dipakai karena terasa enteng, namun ada baiknya untuk urusan traveling kamu menyimpannya terlebih dahulu. Alasannya adalah karena baju seperti itu tidak menyerap keringat. Pada saat traveling, biasanya kita cenderung melakukan aktivitas outdoor yang mengeluarkan banyak keringat. Untuk membuat tubuh tetap terasa nyaman mengenakan pakaian dengan bahan katun dapat menjadi pilihan yang tepat.


9. Traveling Dengan Hijab Membutuhkan Asupan Air Putih Yang Tinggi, Penuhi itu Untuk Menghindari Dehidrasi.
konsumsi air putih ditingkatkan via noveanna.com

Aktivitas outdoor ketika traveling pasti membuat tubuhmu membutuhkan asupan cairan ekstra dibandingkan dengan hari-hari biasa. Maka dari itu minumlah air yang lebih banyak untuk menghindari situasi kekurangan cairan. Dengan meminum air putih lebih banyak, hal ini menjaga stamina tubuhmu lebih terjaga dan juga lebih segar.


10. Jangan Pernah Ragu Untuk Mengenakan Jilbab Ketika Berpergian: Banyak Orang Luar yang Justru Akan Merasa Lebih Hormat Ketika Melihatmu Berhijab
Dian Pelangi di Paris via blog.dianpelangi.com

“Aku mau pergi ke sana, tapi pasti orang-orang bakal aneh kalau lihat aku pakai jilbab…”
Jangan takut! Mengenakan jilbab bukanlah halangan bagi kamu bepergian. Kemungkinan yang lebih besar justru adalah kamu mendapat rasa hormat dan segan dari orang-orang yang melihatmu. Jangan kaget saat nanti tidak akan ada orang di jalan yang bersiul atau suit-suit mengganggumu. Sebagian besar orang akan mengagumi penampilanmu yang mengedepankan kesopanan.

Tak perlu ragu dimusuhi karena kamu adalah seorang Muslim. Justru buktikan pada mereka: bukankah Islam adalah agama yang cinta damai?

Saturday, January 16, 2016

Baru Lulus? Ini Cara Minta Gaji Gede Ke Calon Bosmu!

Kamu baru lulus kuliah dan sedang jungkir balik cari kerja. Kabar baiknya, kamu mungkin dapat panggilan dari tempat impian kamu. Kabar buruknya, ternyata dengan pekerjaan itu kamu harus siap makan mie instan tiga kali sehari. Pasalnya, gaji yang ditawarkan memang sangat kecil.

Nah, kalau memang begitu keadaannya, jangan cuma pasrah atau nyerah! Di bawah ini akan diulas tips-tips tentang bagaimana kamu bisa negosiasi alias minta gaji gede sama calon bos kamu. Langsung simak yuk!

1. Jujur Aja Kalau Kamu Mau Bayaran Tinggi. Asal Jangan Kelewatan, Please!
jujur tapi jangan kelewatan via www.wikipedia.org

Ketika wawancara sama HRD di perusahaan impian, kamu boleh kok jujur dengan nominal gaji yang kamu inginkan. Asal, jangan lupa juga untuk menyampaikan bahwa nominal yang kamu mau itu masih bisa ditawar oleh perusahaan.

Buat jaga-jaga kalau perusahaan nawarnya kelewatan, siapkan juga nominal tertinggi yang menurutmu memang pantas kamu dapatkan. Beri juga alasan rasional kenapa kamu pantas mendapatkan itu. Hindari menjadikan nama almamatermu atau IPK kuliahmu sebagai alasan gaji gede karena kamu akan riskan dicap sombong. Sebaliknya, fokuslah untuk menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang matang, dengan kelebihan yang jarang dimiliki staf lain di kantormu itu.

Yang pasti, kamu nggak boleh keterlaluan. Jangan sampai lamaran untuk posisi staf tapi minta gaji CEO! Halo, selamat datang di bumi…

Sebaiknya kamu cari tahu terlebih dahulu tentang berapa gaji yang sesuai untuk posisi kamu. Jangan lupa pertimbangkan lokasi perusahaan karena setiap wilayah punya UMR (Upah Minimum Regional) yang berbeda-beda.

Yang juga wajib kamu lakukan adalah berusaha bersikap santai dan tetap cool. Bersikap terlalu ‘ngarep’ di depan HRD bisa bikin negosiasi gajimu kacau balau.


2. Harus Bisa Se-Kreatif Mungkin
banyak cara, harus kreatif via www.flickr.com

Dalam negosiasi gaji, kamu dituntut untuk bisa kreatif. Yup! Ketika perusahaan bersikeras tidak mau membayarmu dengan nominal lebih besar, kamu harus bisa mengajukan solusi alternatif. Misalnya saja: apa kamu bisa dibayar per jam alih-alih per bulan? Apa kamu bisa dapat hari libur tambahan? Apa kamu diizinkan bekerja sambil kuliah?

Jadi, kamu bisa merasa cukup beruntung dengan pekerjaan impianmu — sekalipun gajinya tak seberapa.


3. Tunjukkan Kemampuan Unikmu
Salah satu cara yang wajib kamu coba adalah menunjukkan kelebihan kamu. Bukan berarti cari muka lho, tapi menggali nilai unik yang kamu miliki yang tentunya akan bermanfaat buat perusahaan.

Misalnya, kamu hobi nulis? Coba deh menawarkan diri untuk bantu update blog perusahaan kamu. Atau kamu punya predikat eksis di social media? Nah, manfaatkan hal itu buat ajang promosi perusahaan kamu.

Intinya, jangan takut untuk tampil sebagai individu yang dinamis dan berbakat. Di depan bos, kamu nggak cukup terlihat sekedar tertarik pada pekerjaan yang kamu pilih. Kamu harus benar-benar punya renjana (passion) dan keseriusan untuk berkarir di bidang itu.


4. Syukuri Apa Yang Kamu Dapat Sekarang, Dan Diskusikan Lagi Gajimu Nanti
masa percobaan di tempat kerja via www.flickr.com

Jika proses negoisasi berlangsung alot, cobalah untuk menawarkan tinjauan waktu. Sampaikan pada atasan bahwa kamu mungkin bisa melakukan masa percobaan selama 3 bulan lebih dahulu sebelum membicarakan kembali soal gaji. Dengan cara ini, kamu juga bisa menilai apakah pekerjaan itu memang benar-benar cocok buat kamu.

Selain itu, dengan masa percobaan 3 bulan perusahaan juga bisa menilai kinerjamu. Ketika performamu memang bagus, kamu rela lembur, dan tidak menghabiskan waktu makan siang untuk urusan di luar pekerjaan, maka mereka akan lebih tak keberatan untuk membayarmu mahal.

Jika perusahaan akhirnya menyetujui masa percobaan ini, jangan lupa untuk minta catatan tertulis dari mereka sebagai bukti bahwa perjanjian kalian resmi.


5. Bersikap Hormat, Sopan, dan Profesional
tunjukan sikap profesional via wikipedia.org

Lepas dari semua hal di atas, kamu tetap wajib bersikap hormat, sopan dan profesional pada mereka. Jelaskan dengan rendah hati dan rasional mengapa kamu perlu gaji lebih besar. Sampaikan dengan cara yang singkat dan penuh hormat.

Yang pasti, kamu tetap harus menerima kenyataan kalau akhirnya mungkin saja bos kamu enggan menuruti permintaanmu. Pastikan saja bahwa negosiasi gaji ini berlangsung fokus, dengan mood yang positif dari kedua belah pihak!

Friday, January 15, 2016

Ssst…cukup dengan ponselmu, kamu bisa memfoto ala fotografer profesional

Kamu suka fotografi tapi gak punya kamera DSLR? Gak perlu minder. Kamu tetap bisa menghasilkan foto-foto keren sekelas fotografer profesional hanya dengan kamera ponselmu kok. Ikuti aja tips-tips dari Hipwee berikut ini! 

1. Kenali karakteristik kamera ponselmu
kenali kamera ponselmu via bgr.com

Sebelum mulai memotret, kenali dulu karakter kamera ponselmu: seberapa besar resolusinya, seberapa cepat dia bisa menangkap gambar, apa saja fitur-fiturnya, serta apa kelebihan dan kekurangannya. Bereksperimenlah dengan fitur-fitur di kamera ponselmu, seperti ISO, white balance, exposure, maupun fitur-fitur lainnya.

Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan kamera ponselmu, kamu akan mengetahui bagaimana mengaturnya dan kapan harus memencet tombol shutter untuk mendapatkan foto yang bagus. 

2. Gunakan memory card dengan kapasitas besar
Pilih micro SD berkapasitas besar via www.aliexpress.com

Kartu memori yang besar membantu kita mengabadikan banyak momen tanpa perlu takut kehabisan ruang penyimpanan foto. Kamu gak mau kan, gagal mengabadikan momen penting cuma gara-gara kehabisan ruang memori?


3. Pakai resolusi tertinggi yang tersedia
Set pada resolusi tertinggi via lifehacker.com

Kamu udah punya memory card dengan kapasitas cukup besar, lalu kenapa mesti pelit memotret dengan resolusi rendah? Set di resolusi tertinggi untuk menghasilkan kualitas foto maksimal. 

4. Perhatikan pencahayaan
Cahaya menentukan kualitas fotomu via instagram.com

Pencahayaan memegang peranan yang sangat penting untuk menghasilkan foto yang berkualitas. Cahaya terbaik adalah cahaya alami dari matahari. Saat memotret, pastikan objek fotomu cukup diterangi cahaya. Kalau kamu berada di dalam ruangan, pastikan kamu membelakangi cahaya.

Kamu juga bisa bereksperimen dengan sensitivitas ISO. Untuk mendapatkan gambar yang halus dan minim noise, set kameramu di ISO rendah — meskipun untuk bisa mengabadikan gambar yang baik dengan ISO rendah harus ada cukup pencahayaan pada objek yang kamu foto.


5. Hindari penggunaan digital zoom
Jangan gunakan digital zoom via mobilenews.omio.com

Digital zoom cuma akan memperburuk kualitas fotomu. Jika memungkinkan, mendekat saja ke objek fotomu.


6. Pertimbangkan komposisi
Pada sebagian besar kamera ponsel, kamu akan menemukan pengaturan garis grid. bagi kamu yang belum tahu, garis grid tersebut digunakan untuk membantumu menentukan komposisi dalam aturan sepertiga atau rule of thirds.

Rule of thirds via en.wikipedia.org

Aturan sepertiga memandu fotografer menempatkan objek foto pada sepertiga dari keseluruhan bidang gambar. Mempertimbangkan komposisi seperti ini akan membantumu menghasilkan foto yang keren.

Cobalah untuk selalu menyalakan garis grid saat kamu memotret. 

7. Perhatikan Latar belakang gambar
Ketika memotret, jangan sampai latar belakang mengganggu objek yang difoto. Perhatikan orang-orang yang “bocor” masuk ke dalam bingkai, atau benda-benda yang mengganggu pemandangan seperti sampah.

8. Manfaatkan aplikasi olah digital
Kreasi efek BW dan HDR dengan aplikasi Camera360 via instagram.com

Kamu bisa menghasilkan foto yang keren dengan bereksperimen menggunakan aplikasi olah foto digital. Beberapa foto tampak lebih keren dan kreatif jika ditambahkan efek filter. 

9. Potret dulu, edit belakangan
Hindari menggunakan filter saat memotret, karena hasil foto yang mentah memberi kamu keleluasaan lebih untuk selanjutnya mengolah foto itu. 

10. Stabilkan posisi saat memotret
Pastikan posisimu stabil saat memotret. via www.igyaan.in

Posisi yang stabil menghasilkan foto yang bagus. Sebelum menekan tombol shutter, pastikan pijakanmu stabil untuk menghindari hasil yang blur atau kurang fokus. Lebih parah lagi, ponselmu bisa terlepas dari tanganmu dan jatuh ke tanah.

Kamu juga bisa memanfaatkan fitur image stabilizer di kamera ponsel kamu, jika ada. 

11. Bersihkan lensa kameramu
Bersihkan lensa secara rutin via www.igyaan.in

Jangan sampai hasil fotomu jadi kurang jelas dan kamu melewatkan momen penting untuk diabadikan hanya karena lensa yang kotor. Bersihkan lensa kamera ponselmu secara teratur. 

12. Selalu ambil lebih dari satu foto
Kalau kamu mengikuti saran Hipwee sebelumnya, seharusnya kamu sekarang mempunyai kapasitas memori yang besar. Nah, saat mengambil foto, jangan pelit menekan tombol shutter. Pastikan kamu dua atau tiga foto dari sudut yang sama.



13. Gunakan aksesoris tambahan
Lensa tambahan via www.prlog.org

Kamu bisa menempelkan aksesoris lensa tambahan di kamera ponselmu untuk menghasilkan foto yang lebih kreatif. 

14. Bereksperimenlah dengan sudut pengambilan
Tak ada aturan baku dalam fotografi, bereksperimenlah dengan sudut pengambilan foto yang kamu rasa menarik. Kamu bisa mencoba sudut tinggi atau rendah, maupun memiringkan kameramu untuk menghasilkan foto yang kreatif.